Persisam Putra terus memperbaiki diri. Setelah dikalahkan PersibaBalikpapan dan hanya bermain imbang dengan Persegres Gresik, evaluasi tim secara keseluruhan akan dilakukan. Terutama jelang laga menghadapi Arema Indonesia, 1 Februari mendatang.
Daniel Roekito dikenal dekat dengan pemain Persisam Putra Samarinda.
Namun dari beragam evaluasi yang dilakukan, barisan pertahanan menjadi fokus utama Daniel Roekito selaku pelatih kepala. Keroposnya pertahanan dalam setiap pertandingan, menjadi salah satu sebab kerap hilangnya angka. Imbasnya, posisi Pesut Mahakam terus melorot dan sekarang terdampar di papan tengah, tepatnya di posisi 10 klasemen sementara.
“Pertahanan kita memang kerap lengah saat mendapat tekanan dari lawan. Mereka juga sering tidak fokus menjaga pergerakkan lawan. Makanya dalam latihan hari ini (kemarin sore, Red), saya lebih banyak membenahi barisan belakang,” ujar DR.
Memang sangat wajar kalau lini belakang menjadi sorotan. Kerja keras M Roby seringkali tak diimbangi Luc Owana Zoa, maupun Isdianto, Dias Angga, Djayusman Triasdi serta pemain belakang lainnya. Bahkan Luc Owana harus diparkir saat main di Gresik, setelah bermain sangat buruk menghadapi Persiba Balikpapan.
Dari 10 pertandingan yang sudah dilakoni, Persisam Putra hanya sekali tak kebobolan, yaitu ketika menang atas Persiwa Wamena dengan skor 2-0. Sisanya, meski menang gawang Persisam Putra yang dikawal Usman Pribadi dan Agung Prasetyo secara bergantian, selalu jebol. Kebobolan terbanyak sementara adalah saat bertemu Pelita Jaya Karawang, yaitu 4 kali. Ironisnya, 4 gol yang bersarang terjadi di kandang sendiri.
“Kesalahan yang dibuat pemain sering terulang. Padahal hampir di setiap latihan kami benahi kelamahan mereka. Memang betul situasi dan kondisi di lapangan selalu berbeda tiap pertandingan, tetapi kesalahan seharusnya tak terjadi terus menerus,” paparnya lagi.
Itulah sebabnya 3 hari jelang laga lawan Arema, DR bakal terus meningkatkan kemampuan pemain di lini belakang. “Untuk di depan saya pikir sudah agak bagus. Cristian Gonzales dan Jerry Boima Karpeh sudah memahami karakter permainan masing-masing,” katanya mengakhiri. (upi)


0 komentar:
Posting Komentar