3 Rekayasa Perangkat Lunak 1

Programmer Professional. R itu Rekayasa, P itu Perangkat , L itu Lunak. jadi RPL itu adalah Rekayasa Perangkat Lunak. ya inilah kami yang mempunyai logika super.

My Job

Saya Melayani Jasa Install Ulang dan Jasa Foto untuk wilayah Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, Bontang dan Berau

Wedding Adit dan Aulia

Minat Foto Wedding Seperti ini ? Hubungi : 085250587805 (Mieftah) Untuk wilayah Samarinda dan Sekitarnya

Conceptual

Beauty Of Hijab. Minat Foto Fashion Seperti ini ? Hubungi : 085250587805 (Mieftah) Untuk wilayah Samarinda dan Sekitarnya

Respect

Inilah kami siswa yang mempunyai talenta luar biasa, yang dilahirkan dari rahim orangtua kami masing-masing. yang mempunyai misi yang sama. menjadi yang terbaik untuk negeri.

Senin, 30 Januari 2012

Persisam Target Menang, Arema Optimis Curi Poin

Duel sengit mempertemukan tim besar akan tersaji di Stadion Segiri Samarinda, Rabu sore. Ya, laga lanjutan Indonesia Super League 2011/12 antara tuan rumah Persisam Putra Samarinda dan tamunya Arema Indonesia bakal menampilkan pertarungan seru.

Lini belakang Persisam diharapkan bisa bermain lebih disiplin saat melawan Arema.
Maklum keduanya adalah tim elit di sepakbola nasional. Meski saat ini, Arema terlihat tak sekokoh dari musim sebelumnya, hal itu tak lantas menjadi membuat Persisam meremehkan kekuatan Singo Edan – julukan Arema.
Pelatih kepala Persisam, Daniel Roekito mengatakan kekuatan Arema tak bisa ditebak. “Meski berada di papan bawah, saya lihat mereka masih memiliki kekuatan yang tersimpan. Kami mewaspadai kebangkitan mereka,” ungkap pelatih yang akrab disapa DR tersebut.
“Tidak ada alasan lain, tiga poin di kandang wajib kami raih dari Arema. Untuk skema yang dimainkan besok, saya sudah persiapkan. Semoga besok anak-anak bermain disiplin,” tambah DR.
Sementara itu, Arema Indonesia datang ke Samarinda dengan modal kurang baik. Hal itu menyusul dengan hasil imbang yang mereka peroleh kala ditahan PSAP Sigli 1-1 di Kanjuruhan. “Kami berangkat ke Samarinda dengan rekor kurang bagus, saat ini pemain juga kelelahan. Tapi kami tetap optimis bisa mencuri poin dari Persisam,” jawab pelatih Arema, Joko Susilo.
Dalam ujicoba resmi Selasa (31/1) pagi di Stadion Segiri, Arema terlihat lebih banyak memfokuskan untuk menutup setiap gerakan lawan. Absennya Seme Pierre Patrick dilini belakang Arema, kemungkinan akan digantikan dengan dua nama yang menjadi pilihan. “Ya, saya sudah persiapkan Munhar atau Johan Ibo sebagai penganti Patrick,” kata Joko menambahkan.
Selain itu, kekalahan telak 1-4 Persisam dari pelita Jaya di Stadion Segiri beberapa waktu lalu, menimbulkan semangat tersendiri bagi Arema untuk mengulanginya. “Persisam punya materi yang sangat bagus, disana ada Jerry (Karpeh) dan Gonzalez. Disana juga ada Yongki, Fagundez dan Eka. Tapi mereka juga pernah kalah di kandang dengan Pelita Jaya, itu yang menjadi keyakinan kami mencuri poin di Samarinda,” pungkas Joko. (Abe) 


Arema Indonesia saat berlatih di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (31/1) pagi.

Hadapi Arema, Dua Pemain Persisam Absen

Kekuatan Persisam Putra dalam beberapa pertandingan terakhir tak pernah komplet. Faktanya jelang laga menghadapi Arema Indonesia Rabu (1/2) besok, dua pemain dipastikan tak bisa bersama tim. Kedua pemain tersebut adalahJoko Sidik Fitriyono dan Supriyono.

Ronald Fagundez bersama Asst Coach dan Christian Gonzalez dalam latihan Selasa (31/1) pagi di Stadion Segiri Samarinda.
Dua pemain belakang ini harus absen dengan alasan berbeda. Joko masih terbaring lemah karena serangan demam berdarahnya belum pulih. Sementara Supriyono yang selama ini menempati posisi bek kanan absen karena akumulasi kartu kuning.
Manajer tim Coeng Agus Setiawan mengatakan, absennya kedua pemain tersebut memang tak membawa pengaruh besar pada kekuatan tim. Sebab pemain lain siap menutup pos yang ditinggalkan Joko dan Supriyono.
“Joko Sidik sebenarnya bermain sangat bagus saat bertemu Persiba. Tetapi ia langsung sakit saat berada di Gresik, makanya tak dimainkan,” ujar Coeng.
Sementara di pos bek kanan masih ada nama Djayusman Triasdi, Arifki Eka Putra dan Fandy Mochtar. Ketiganya sudah merasakan main di posisi tersebut saat Supriyono ditarik keluar.
Disinggung tentang pemain lain, Coeng menegaskan tak ada masalah. Ronald Fagundez yang hanya bermain di penghujung babak kedua melawan Persegres Gresik, dipastikan tampil sejak menit pertama karena cederanya sudah pulih 100 persen. Pun dengan Eka Ramdani yang sempat mengalami gangguan cedera saat berada di Gresik.
Kehadiran Ronald sudah pasti menambah daya gedor Persisam Putra. Pasalnya pemain asal Uruguay ini dikenal sebagai penyuplai bola pada para striker. “Saya sudah tak ada masalah dengan sakit. Saya siap main. Terus terang, saya juga tak enak hanya menonton teman-teman di lapangan di beberapa pertandingan terakhir,” ujar Ronald, saat dikonfirmasi secara terpisah.
“Insya Allah kita bisa lebih maksimal saat menghadapi Arema, meski dua pemain tak bisa diturunkan. Yang jelas target kita di kandang adalah meraih kemenangan, meski Arema bukan tim yang mudah dikalahkan,” ujar Coeng.
Sementara itu, Selasa pagi tadi Persisam dan Arema telah melakukan ujicoba resmi di Stadion Segiri Samarinda. Dimulai dengan skuad Persisam pukul 07.30, kemudian satu setengah jam kemudian giliran Singo Edan yang memasuki lapangan. (upi/abe)

Persisam Putra saat melakukan ujicoba resmi Stadion Segiri, Selasa (31/1) pagi.

Baru Sekali Clean Sheet, Persisam Evaluasi Barisan Belakang

Persisam Putra terus memperbaiki diri. Setelah dikalahkan PersibaBalikpapan dan hanya bermain imbang dengan Persegres Gresik, evaluasi tim secara keseluruhan akan dilakukan. Terutama jelang laga menghadapi Arema Indonesia, 1 Februari mendatang.

Daniel Roekito dikenal dekat dengan pemain Persisam Putra Samarinda.
Namun dari beragam evaluasi yang dilakukan, barisan pertahanan menjadi fokus utama Daniel Roekito selaku pelatih kepala. Keroposnya pertahanan dalam setiap pertandingan, menjadi salah satu sebab kerap hilangnya angka. Imbasnya, posisi Pesut Mahakam terus melorot dan sekarang terdampar di papan tengah, tepatnya di posisi 10 klasemen sementara.
“Pertahanan kita memang kerap lengah saat mendapat tekanan dari lawan. Mereka juga sering tidak fokus menjaga pergerakkan lawan. Makanya dalam latihan hari ini (kemarin sore, Red), saya lebih banyak membenahi barisan belakang,” ujar DR.
Memang sangat wajar kalau lini belakang menjadi sorotan. Kerja keras M Roby seringkali tak diimbangi Luc Owana Zoa, maupun Isdianto, Dias Angga, Djayusman Triasdi serta pemain belakang lainnya. Bahkan Luc Owana harus diparkir saat main di Gresik, setelah bermain sangat buruk menghadapi Persiba Balikpapan.
Dari 10 pertandingan yang sudah dilakoni, Persisam Putra hanya sekali tak kebobolan, yaitu ketika menang atas Persiwa Wamena dengan skor 2-0. Sisanya, meski menang gawang Persisam Putra yang dikawal Usman Pribadi dan Agung Prasetyo secara bergantian, selalu jebol. Kebobolan terbanyak sementara adalah saat bertemu Pelita Jaya Karawang, yaitu 4 kali. Ironisnya, 4 gol yang bersarang terjadi di kandang sendiri.
“Kesalahan yang dibuat pemain sering terulang. Padahal hampir di setiap latihan kami benahi kelamahan mereka. Memang betul situasi dan kondisi di lapangan selalu berbeda tiap pertandingan, tetapi kesalahan seharusnya tak terjadi terus menerus,” paparnya lagi.
Itulah sebabnya 3 hari jelang laga lawan Arema, DR bakal terus meningkatkan kemampuan pemain di lini belakang. “Untuk di depan saya pikir sudah agak bagus. Cristian Gonzales dan Jerry Boima Karpeh sudah memahami karakter permainan masing-masing,” katanya mengakhiri. (upi)

Menang Di Komding, PON Kaltim Tetap Ke PON Riau

Tim sepak bola PON Kaltim akhirnya dipastikan lolos berlaga di ajang PON XVIII Riau yang akan berlangsung September 2012. Hal ini menyusul PSSI Kaltim dinyatakan menang dalam sidang Komisi Banding (Komding) PSSI yang digelar Rabu (25/1) lalu.

PON Kaltim tetap bisa berlaga di PON Riau 2012 setelah dinyatakan menang dalam sidang Komisi Banding PSSI.
Ketua Pengprov PSSI Kaltim Achmad Amins mengatakan, putusan akhir yang dikeluarkan Komding PSSI menyatakan bahwa status dua pemain PON Kaltim Aldaer Makatindu dan Rahel Radiansyah telah memenuhi syarat sebagai pemain amatir sehingga dibenarkan untuk bermain membela tim PON Kaltim.
“Seluruh materi gugatan yang dilayangkan Pengprov PSSI Kalsel yang menyoal keabsahan dua pemain PON Kaltim dinyatakan tidak mendasar, sehingga Komding PSSI menyatakan untuk menganulis sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI beberapa waktu lalu, dengan demikian tiket berlaga di PON Riau sudah aman dalam genggaman tim PON Kaltim, dan putusan Komding tidak bisa diganggu gugat lagi, karena merupakan keputusan tertinggi di PSSI,” papar Achmad Amins, seperti dilansir Inilah.com.
Sementara itu pelatih Tim PON Kaltim Rudi William Keltjes mengaku lega dengan turunnya putusan Komding yang tetap meloloskan tim Sepak Bola Kaltim berlaga di PON Riau tersebut.
“Dari awal saya sangat yakin tim PON Kaltim tetap akan lolos di Komding, karena materi gugatan dari tim Kalsel yang dikabulkan Komdis terkait status dua pemain kami sangat tidak rasional, dan kami bersyukur karena Komding telah bersikap fair dalam memutuskan masalah ini,” tegas Keltjes.
Menurutnya, dengan adanya kepastian tim nya berlaga di PON Riau nanti, Keltjes meminta pada seluruh pemainnya untuk kembali fokus melakukan persiapan sebaik mungkin demi mengejar target medali emas yang sejak jauh-jauh hari dijanjikannya itu.
“Untuk persiapan pemain, saya rasa tidak ada masalah lagi, tinggal pematangan strategi saja, secara fisik dan skill mereka sudah memadai, namun hingga menjelang hari H nanti, mereka tetap akan saya gembleng sehingga bisa menuai hasil maksimal di Riau nanti,” ungkapnya. **

Awas, Anak Anda Terancam Jadi Zombie Hidup, Kenapa?

REPUBLIKA.CO.ID, Main game, Facebook, Twitter, sampai blog. Pemandangan inilah yang biasanya mengisi hari-hari anak-anak dan remaja era digital. Bahkan, boleh dibilang belakangan ini aktivitas seperti inilah yang menguasai sebagian besar waktu mereka. Dominasi internet, gadget, dan game itu mampu mengalahkan aktivitas anak-anak yang seharusnya dilakukan: belajar.
Kecemasan itu pula yang diungkapkan oleh pekerja sosial dari Wing South West. Mereka mengatakan, hasil dari para pemain game ini kemampuan sosial mereka terus menurun.
Awas, Anak Anda Terancam Jadi Zombie Hidup, Kenapa?
Anak-anak itu dikatakan terancam kehilangan empati dan tidak lagi bisa merasakan 'hubungan yang sejati'. Terlebih sebagian besar dari anak-anak ini kurang waktu tidur akibat kecanduan main game. Dan, jadilah mereka para zombie hidup. ''Kami tahu ada beberapa anak yang selalu kelihatan teler. Bukan hanya gara-gara narkoba, tapi mereka kurang tidur karena main games terus,'' ujar Paul Bowser, pekerja sosial dari Wing South West di Bideford, Devon. 
Robert Hart Fletcher, pemilik Kids and Media, badan yang memberikan informasi seputar media digital anak, mengatakan, game memang menjadi fenomena belakangan ini. ''Tapi, sekarang kita melihat dampaknya pada sikap anak-anak,'' kata dia.
Jika sebelumnya, kita masih memiliki hubungan sosial berdasarkan empati dan kasih sayang, sekarang ceritanya berbeda. Semua berganti dengan hubungan virtual yang tidak lagi membutuhkan ungkapan empati dan cinta. ''Tampaknya, ini mengubah cara kita berinteraksi dari hari ke hari,'' ujarnya.
Bradley Bown, seorang pemilik toko game, menilai, seharusnya orangtua juga turut mengendalikan sikap anak-anak yang berlebihan main game. Ini karena biasanya komputer dan konsol game bisa diatur agar dapat membatasi waktu bermain. ''Tapi, jika orang sedang stres, lebih baik dia main game ketimbang menumpahkan kegalauannya pada orang lain,'' ungkap Bown.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More