Sabtu, 14 Januari 2012

Pusamania Himbau Persisam Keluar ISL !!!

Sikap keras ditunjukkan pendukung Persisam Putra Samarinda, Pusamania. Ya, hal itu terjadi setelah Persisam kalah telak dari Pelita Jaya 4-1, Jumat sore (13/1).

Masih dikerjain di ISL, Pusamania himbau Persisam untuk bersikap tegas.
Kekalahan yang dinilai Pusamania akibat kesalahan wasit itu memunculkan wacana untuk menuntut Persisam keluar dari Indonesia Super League (ISL). Bahkan kabarnya tekanan untuk hengkang dari ISL berhembus dari seluruh korwil Pusamania.
“Ternyata kami masih dikerjain. Bahkan terjadi dikandang sendiri. ISL sponsornya memang dari Grup Bakrie, tapi janganlah menguntungkan klub Bakrie saja, ISL itu milik masyarakat Indonesia bukan punya Bakrie,” ucap Hendrik, Dirijen Pusamania dengan nada tinggi.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua Pusamania, Tommy Ermanto Pasemah membenarkannya. “Kepimpinan wasit sangat buruk. Banyak keputusan keluar dari sosok pengadil di lapangan yang kontroversial, ini sangat buruk bagi citra ISL yang ingin menjadi liga profesional,” katanya.
Menurut suporter terbesar di Pulau Kalimantan tersebut, jika kualitas wasit tidak segera diperbaiki mereka mengancam akan menuntut Persisam Putra keluar dari Indonesia Super League. “Saat ini desakan itu mencuat. Pasalnya kami rasa percuma pontang-panting berjuang dilapangan tapi kinerja pengadil sangat buruk,” tambahnya.
Sosok Iwan Budianto ??
Hadirnya Iwan Budianto sebagai General Manajer Pelita Jaya dalam pertandingan Jumat sore itu pun menimbulkan pertanyaan. Pusamania beranalisa, sosok Iwan Budianto di bench Pelita Jaya cukup mempengaruhi keputusan wasit dalam bertindak.
“Selama ini jika tim yang bermain adalah klub Bakrie, keberpihakan wasit kepada tim tersebut sangat terlihat. Apalagi sekarang yang membiayai ISL adalah Grup Bakrie, mental wasit sudah hancur duluan jika mendengar klub Bakrie,” kata Tommy.
Kekecewaan Pusamania memang mendasar. Pasalnya, dukungan serta loyalitas yang mereka perlihatkan selama ini diharapkan bisa berdampak baik untuk Persisam dan ISL secara umumnya.
“Kami mendukung Persisam di ISL itu untuk melihat pertandingan yang adil dan tidak di atur, kalau terus seperti pertandingan tadi, kami tak segan untuk menuntut Persisam keluar dari ISL. Ini sama saja memutar lagu lama, sedangkan kita ingin berubah,” pungkas pria yang juga ketua Asosiasi Suporter (AS) Kaltim. (Abe)
sumber : pusamania.org

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More