SAMARINDA. Lebih dari tiga malam, warga RT 26, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, digegerkan sosok putih yang melayang dan diyakini sebagai penampakan hantu kuyang.
Tak heran jika warga yang khawatir, hingga Minggu (13/1) tadi malam, terlihat masih berjaga di sekitar pohon kelapa yang dicurigai sebagai tempat pesembunyian makhluk halus itu.
Namun sayang, berbagai upaya yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil. Hantu kuyang yang diyakini masih berada di pohon kelapa itu, tak berhasil ditangkap kendati beberapa pelepahnya telah dipotong.
Seorang sesepuh setempat bernama Sulianur, justru khawatir jika hal itu hanya isu yang sengaja disebar dengan tujuan tertentu. Makanya, dia mengimbau warga jangan mudah percaya dan terpancing dengan adanya kabar mengenai hantu kuyang yang belakangan berkeliaran di Sungai Keledang.
“Jangan sampai isu itu sengaja disebar orang yang tidak bertanggung jawab dengan sebuah tujuan. Keyakinan saya, hantu kuyang yang disebut-sebut warga itu tidak ada,” ungkap Sulianur.
Bahkan dia lebih khawatir jika isu itu menjadi sebuah fitnah di kalangan masyarakat. Sehingga timbul curiga antara warga satu dengan lainnya dan berujung pada konflik. “Yang paling saya takutkan itu malah menimbulkan fitnah. Tentu akan ada orang yang dirugikan,” tuturnya.
Ia menyarankan warga tak mudah percaya. Selain itu, dia berharap pemilik lahan untuk memotong pohon kelapa yang disebut tempat persembunyian hantu kuyang, agar tak meresahkan warga.
“Mungkin sebaiknya (pohon kepala) dipotong saja, agar meyakinkan warga bahwa makhluk tersebut tidak ada. Kemudian saya juga berpesan, warga tak mudah terpancing isu semacam itu,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Lurah Sungai Keledang, Syahrum. Ia menyebut, hantu kuyang yang dihebohkan warga beberapa hari terakhir itu tidak ada. Makanya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ia mengimbau kepada warga untuk tidak terpancing kabar yang belum pasti kebenarannya.
“Semoga warga tidak mudah terpancing isu-isu yang tidak benar. Apalagi sampai timbul kecurigaan di kalangan masyarakat,” tuturnya.
Rencana memotong pohon kelapa yang dilakukan kemarin, ternyata urung dilakukan. Selain belum mendapatkan izin dari pemilik lahan, di bagian bawah pohon juga terdapat beberapa kendaraan. Sehingga rentan tertimpa jika tidak dipindahkan.
“Kebetulan hari ini (Kemarin, Red) Minggu. Sehingga tidak ada pekerja yang datang untuk memindahkan kendaraan yang ada di bawah pohon kepala itu. Makanya mungkin besok (Hari ini, Red) pohon kelapa itu akan kami tebang, agar tidak meresahkan warga. Saya juga berpesan warga tidak mudah terprovokasi isu hantu kuyang yang beredar beberapa hari ini,” kata Dandim 0901-Samarinda Letkol Inf Junaedi M, melalui Danramil 0901-03 Samarinda Seberang Kapten Inf Agus Basuki. (aya/ica)



0 komentar:
Posting Komentar