Minggu, 13 Januari 2013

Remaja Ramai-ramai Mesum di Eks Kantor Disdik

SAMARINDA. Kelakuan sekelompok pasangan remaja ini bisa menyesakkan dada orangtua. Mereka beramai-ramai menjadikan halaman bekas Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda sebagai arena mesum.
Lokasi di Jl Dahlia, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota yang remang-remang, seolah-olah menjadi “penyemangat” untuk terus menyalurkan hasrat. Tanpa rasa malu dan takut dengan kondisi gedung yang gelap, mereka tetap melakukan adegan mesum.
Namun perbuatan yang dilakukan lepas tengah malam itu alias Minggu (13/1) dini hari itu diketahui Satpol PP Kota Samarinda. Mereka pun diamankan.
Tercatat, ada lima remaja putri dan tujuh remaja putra yang diciduk. Sebagian dari mereka sudah putus sekolah.
Sebenarnya jumlah remaja yang menjadikan gedung itu sebagai arena berbuat nista, diperkirakan berjumlah puluhan orang. Satpol PP yang belum mengetahui medan atau situasi lokasi, awalnya berniat patroli. Namun melihat banyaknya muda mudi yang tengah berbuat mesum, akhirnya Satpol PP mengambil tindakan.
Akibatnya, sejumlah remaja tunggang langgang. Mereka lebih memilih meninggalkan sang kekasih agar tidak tertangkap petugas yang melakukan pembubaran.
"Banyak yang cowoknya kabur, kemudian ceweknya ditinggalkan di lokasi," kata Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan, kemarin.
Kendati saat penggerebekan  tidak ditemukan adanya pasangan remaja yang melakukan persetubuhan, namun Satpol PP menyakini, lokasi itu kerap dijadikan ajang mesum. Itu terbukti dengan banyaknya bekas alat kontrasepsi di lokasi.
"Waktu anggota datang, ada beberapa remaja yang terlihat sedang berciuman dan berpelukan. Di tas mereka, kami dapati beberapa lembar pakaian dalam yang semakin memperkuat tuduhan kami," ujar Ruskan.
Aktivitas di kantor itu sebenarnya sudah lama dikeluhkan warga sekitar. Namun berulang kali patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas menyimpang sekelompok remaja yang dimaksud.
"Baru tadi malam, ketika mereka ramai-ramai berbuat mesum. Mereka kami bina dan orangtuanya dipanggil. Ini penting agar tak mengulangi hal serupa," ucapnya. (oke)

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More